PALEMBANG - Apabila PSSI dibekukan FIFA karena kisruh antara Kelompok 78 versus Komite Normalisasi, sudah tentu Sriwijaya FC akan didiskualifikasi dari 16 Besar AFC Cup 2011.
Kemungkinan terjadinya preseden buruk itu rupanya membuat kebakaran jenggot Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang mengelola klub asal Palembang itu. Kalau sampai PSSI benar dibekukan FIFA, maka Sriwijaya FC meminta ganti rugi.
"Ganti rugi tersebut sesuai pengeluaran untuk dua babak play-off ACL 2011 dan enam pertandingan Grup F AFC Cup 2011. Besarnya pengeluaran mencapai Rp3,5 miliar dan sejumlah itu pula yang jadi tuntutan kita," umbar Augie Bunyamin, Direktur Keuangan PT SOM, kepada wartawan di Palembang, Minggu (15/5/2011).
Augie menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Komite Normalisasi terkait persoalan ini. Tak lupa disebutkannya, kekisruhan di tubuh PSSI bukannya selesai bahkan cenderung makin memanas.
"Kita minta jaminan secara resmi dari Komite Normalisasi. Tujuannya supaya masyarakat Sumatra Selatan tidak kecewa bila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan atas Sriwijaya FC," papar Augie.


03.04
lieant
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar