Surabaya - Perayaan Kemerdekaan Israel dikabarkan digelar di sebuah hotel di Puncak, Bogor. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menduga perayaan itu digelar atas intervensi negara lain. Karenanya polisi diminta menyelidiki latar belakang pelaku perayaan tersebut.
"Oya polisi pasti dan harus menindak. Semua kegiatan apalagi menyangkut negara lain harus ada izinnya. Kalau ini kepentingan negara lain, jangan-jangan dibayari negara lain," duga Muhaimin.
Hal ini disampaikan Muhaimin kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Pasar Seni Lukis Indonesia di Gedung Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (15/5/2011).
Muhaimin pun mengimbau pemuda Indonesia untuk tidak ikut-ikutan mencari sensasi dengan kegiatan semacam itu. Menurutnya, banyak hal positif yang bisa dilakukan pemuda untuk mempersiapkan masa depannya.
"Kita harapkan, temen-temen atau saudara kita yang berinisiatif seperti itu jangan mengambil manfaat atau sensasi lah," imbaunya.
Pria yang juga menjabat sebagai Menakertrans ini mengatakan, jika ada kelompok yang ingin menggelar perayaan dipersilahkan, namun harus melalui prosedur dan tidak dilakukan secara terbuka.
"Yang penting jangan terbuka, jangan menantang keadaan. Nanti sia-sia nggak ada gunanya. Apa gunanya," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, Mabes Polri sudah menolak memberikan izin untuk mengadakan perayaan HUT Israel di Jakarta. Namun sekitar 28 orang tetap memperingati perayaan HUT Israel di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (14/5) kemarin.


07.05
lieant
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar