LAMONGAN - Persela Lamongan tidak bisa bersantai ria di Indonesia Super League (ISL) yang menyisakan sebulan lagi. Sebab Persela menjadi salah satu tim yang bakal meghadapi partai berat di akhir musim.
Setelah jeda kompetisi, diawali dengan laga menjamu Persipura Jayapura pada 30 Mei, bakal menjadi penentuan nasib Persela di akhir musim. Persiapan Pelatih Persela Subangkit bakal menentukan di mana Persela bakal finish di klasemen akhir.
Setelah menjamu Persipura, Laskar Joko Tingkir bakal melawat ke markas Arema di Stadion Kanjuruhan. Bahkan di dua laga ini, Persela sangat sulit berharap angka penuh. Selanjutnya, lawan yang bakal dihadapi di Stadion Surajaya juga tak kalah berat, Persija Jakarta dan PSPS Pekanbaru.
Prediksi paling masuk akal di dua laga itu adalah empat poin. Sedangkan di dua pertandingan terakhir, Persela harus mengunjungi kandang Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Melihat bobot enam lawan yang dihadapi, peluang realistis hanya meraih lima poin.
Peluang terbesar adalah menahan Persipura, Persija dan mengalahkan PSPS. Sedangkan tiga laga away ke markas Arema, SFC dan Persib, jauh lebih sulit untuk dimanfaatkan sebagai lumbung angka.
"Benar-benar partai yang sangat sulit. Persela mempunyai pertandingan kandang dan tandang yang sama beratnya. Saya akan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk meraih poin maksimal" jelas Subangkit.
Dirinya belum menyebut estimasi angka yang berpotensi diraih timnya di enam pertandingan sisa. Subangkit hanya mengharapkan timnya tampil sebaik-baiknya dan memanfaatkan tiga laga kandang dengan kemenangan.
Jika bisa menyapu bersih semua angka di tiga laga kandang, pelatih asal Pasuruan ini tinggal mencuri poin di tiga laga luar kota. "Prioritas kita laga kandang dulu. Lawan memang berat, tapi harus diupayakan meraih kemenangan," terangnya.
Jika misinya berhasil, Persela yang kini bercokol di papan tengah dengan 32 angka, bisa memperbaiki posisi ke peringat lebih baik. Tapi sebaliknya, jika jeblok di enam laga tersebut, Laskar Joko Tingkir bisa jauh merosot ke posisi papan bawah.
Secara umum penampilan Persela di putaran kedua jauh meningkat dibanding putaran pertama. Sepanjang putaran kedua, Persela hanya sekali kalah di kandang Persiba Balikpapan dan sekali seri saat ditahan Pelita Jaya di Stadion Surajaya.


10.24
lieant
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar